TIPS BELANJA SEAFOOD

Aneka seafood  segar kini beragam pilihannya. Beragam jenis ikan-ikanan, kerang, atau yang bercapit semacam kepiting atau rajungan.

Namun, ada sejumlah “aturan main” yang harus Anda tepati saat berbelanja. Ingatlah, tak semua seafood yang diambil segar dari laut habis dijual dalam sehari. Di sisi lain, pedagang juga tak mau rugi. Maka, bahan kimia kerap bermain untuk mengawetkannya.

Bagaimana cara memilih seafood yang segar dan sehat? Berikut ini caranya:

  • Cara paling tradisional adalah: pilihlah seafood yang dijual oleh pedagang yang paling banyak dikerubuti pembeli. Banyaknya permintaan bisa menjadi jaminan perputaran stok di gudang akan semakin cepat, memungkinkan tak ada “ikan kemarin” yang disimpan terlalu lama.
  • Wajib berbau amis. Di tukang ikan tanpa bau amis, Anda boleh curiga formalin sudah “bermain” di sana lebih dulu sebelum Anda datang.
  • Jika hendak membeli ikan, pilihkan ikan yang sisiknya masih utuh, lembab, dan berkilau.  Jika insang masih melekat, lewatkan saja jika warnanya sudah kecoklatan atau berlendir. Insang ikan yang masih segar berwarna merah cerah. Mata juga harus jelas, utuh, dan mengkilat, tidak “berawan”.
  • Jika Anda ingin membeli fillet ikan, pilihlah yang sewarna dengan ikan sesungguhnya. banyak fillet ikan yang diberi pewarna agar tampak lebih menarik. selain itu, carilah yang bentuknya   rapi, tidak compang-camping atau robek. Anda harus melihat tekstur dagingnya; harus kenyal dan tidak mudah koyak saat permukaannya Anda tekan.
  • Ingin salmon atau tuna beku? Pilihlah yang keras membeku,  tidak lembek atau berlumpur.
  • Menginginkan kerang?  Kerang tidak boleh patah, retak, atau rusak dengan cara apapun. Kulit kerang atau tiram  harus keras ketika diketuk. Lobster, kepiting, dan udang harus merasa berat untuk ukuran mereka dan tidak ada satu kaki atau capitpun yang hilang.

Pelihara hewan cegah obesitas pada anak

obesity

PELIHARA HEWAN CEGAH OBESITAS PADA ANAK

Salah satu keuntungan memiliki anjing sebagai hewan peliharaan adalah karena mereka dikenal setia dengan tuannya. Namun, penelitian terbaru mengungkapkan, memelihara anjing di rumah dapat mengurangi resiko obesitas pada anak-anak.

Menurut Christopher Owen, Epidemiologis dari Universitas St George’s,  bermain di taman dengan anjing dapat meningkatkan level aktivitas anak-anak. Berdasarkan studi terhadap 78 anak di kota utama di Inggris, anak-anak yang memelihara anjing lebih aktif daripada mereka yang tidak.

Peneliti menemukan, anak-anak dalam keluarga yang memiliki anjing lebih banyak ambil bagian dalam aktifitas fisik.  Namun begitu, para peneliti belum yakin apakah keluarga yang lebih aktif cenderung memiliki seekor anjing atau dengan memelihara anjing keluarga sedentari menjadi lebih aktif.

“Ini seperti menjawab pertanyaan mana yang ada lebih dulu, ayam atau telur. Dan memerlukan studi jangka panjang untuk menjawab itu, ” kata Owen.

Aktif bermain

Tujuan dari studi ini adalah mengukur tingkat aktivitas, seperti jumlah langkah berjalan dan waktu yang dihabiskan di siang hari, dan aktivitas fisik yang kuat. Penelitian ini menggunakan sampel lebih dari 2.000 anak berumur 9 hingga 10 tahun.

Hasilnya, peneliti menemukan banyak bukti bahwa setiap akhir pekan keluarga yang memiliki anjing mempunyai tingkat aktivitas fisik yang lebih tinggi. Ini berarti bahwa anak-anak mengajak orang tua ketika berjalan-jalan bersama anjing atau bermain dengan anjing di rumah, daripada bermain di komputer atau menonton televisi.

“Kegiatan ini meningkatkan perbedaan yang signifikan pada kesehatan anak-anak jangka panjang karena mengurangi risiko obesitas atau diabetes. Dan memberikan manfaat pada kesehatan mereka,” kata Owen.

Sumber: http://health.kompas.com

Jalan-jalan ke Bali

Perjalanan Darat Menuju Bali

Posted by Airin Maduretno

Kalau kita bepergian ke Bali banyak jalan yang bisa kita pilih, mau jalan lewat udara tapi ya pemandangannya awan melulu, baru terlihat pemandangan yang bagus saat take off atau landing saja. Kalau lewat laut juga bisa, tapi yang saya tahu hanya dengan kapal-kapal besar jurusan NTB atau NTT. Kalau yang ini pastinya pemandangannya laut lepas, desiran angin dan ayunan gelombang Laut Jawa yang akan jadi  sensasinya. Tapi kalau Anda orang yang mudah mabuk laut, jangan pilih perjalanan laut, percuma Anda bayar mahal tapi tidak akan menikmati sensasi lautnya.

Satu lagi jalan menuju Bali yang sering jadi pilihan, terutama saat-saat liburan panjang…jalan darat.  Waah, kalau yang ini memang harus ekstra persiapan yang matang. Kondisi kendaraan harus fit, drivernya juga harus fit. Kalau ingin menikmati kota-kota yang akan dilalui, lakukan perjalanan pagi atau siang hari.

Jarak tempuh Surabaya – Denpasar sekitar 9-10 jam dengan pembagian waktu Surabaya sampai penyeberangan Ketapang Banyuwangi sekitar 5 jam, lama antri di penyeberangan dengan kondisi biasa bukan liburan besar seperti Lebaran atau Tahun Baru kira-kira 15-30 menit, kadang kalau pas sepi ya tidak ada antrian bisa langsung masuk kapal feri. Lama penyeberangan kurang lebih 1 jam. Perjalanan dari Pelabuhan Gilimanuk sampai ke Denpasar sekitar 2.5 – 3 jam.

Rute perjalanan dari Surabaya, Sidoarjo – Gempol – Pasuruan – Probolinggo – Paiton – Situbondo – Ketapang. Perjalanan dari Surabaya – Gempol ada pemandangan Lumpur Lapindo :-( bencana yang hingga sekarang masih menghantui masyarakat Sidoarjo. Selepas Gempol, kita banyak melalui pinggiran kota-kota seperti Pasuruan yang terkenal dengan Roti Sisir Matahari dan Rawon Ngulingnya.

Melalui Probolinggo pun kita hanya lewat pinggiran kotanya. Oya, sepanjang perjalanan Pasuruan – Situbondo ini jangan pernah khawatir kalau mencari pemberhentian untuk sekedar ke toilet atau sholat, banyak SPBU di jalur ini yang menyediakan kamar mandi dengan jumlah yang banyak dan bersih semua, nggak kalah dengan toilet mall. Malah kalau saya boleh bilang yang ini lebih bersih, terang dan wangi dari toilet-toilet mall. Airnya bersih, dingin dan melimpah. Buat yang wudhu, airnya sangat menyegarkan. Ini semua disediakan gratis. Salut buat SPBU-SPBU ini! :-)

Untuk makan, sepanjang jalur ini karena memang jalur padat menuju Bali, banyak tersedia restaurant-restaurant dengan makanan khas Jawa Timur atau makanan Indonesia biasa pada umumnya dengan rasa bintang 5 harga kaki 5. Makannya pun ada yang model prasmanan atau ala carte alias pesan sesuai dari daftar menu yang ada. Dan restaurant ini rata-rata buka 24 jam. Biasanya bus malan jurusan Bali banyak yang singgah di restaurant-restaurant ini.

Saat kita melewati Paiton kita bisa melihat Proyek PLTU Paiton yang megah disepanjang pesisir laut utara Jawa Timur ini. Kalau kita melintas malam hari, lampu-lampu dari kompleks Kawasan Paiton ini tampak indah sekali.

Melalui Jalanan Hutan Lindung Baluran

Selepas dari Paiton, kita menempuh perjalanan menuju Situbondo dan Ketapang. Dalam perjalanan ini kita akan melalui Hutan Lindung Baluran. Perjalanan kita ini akan melalui tengah-tengah hutan lindung. Jalanan di sepanjang hutan ini sangat sepi sekali, makanya stamina kendaraan Anda sangat dibutuhkan disini, jangan sampai kendaraan Anda mengalami masalah saat melintasi hutan ini, karena akan sulit mencari pertolongan.

Dijalur ini jarang terdapat rumah-rumah penduduk. Jalur ini kiri dan kanan jalan hanya pepohonan saja, seperti yang tampak difoto. Saat itu sedang musim kemarau. Disepanjang jalur ini tidak ada lampu jalan, jadi kalau perjalanan malam hari penerangan hanya bertumpu pada lampu kendaraan saja. Saran saya kalau melintasi jalur ini saat malam, beriringan saja dengan kendaraan lain, lebih aman…orang Manado bilang, ‘bisa baku lihat dan baku tolong’. Perjalanan melintasi hutan lindung ini sekitar 30 menit, setelah itu perjalanan akan melalui desa-desa hingga sampai ke Pelabuhan Ketapang.

Sesampai di Ketapang, kita masuk pelabuhan bayar biaya penyeberangan Rp.94.000,- per mobil (kendaraan keluarga). Masuk dari loket kita tinggal baca petunjuk yang dipasang atau biasanya ada petugas yang mengarahkan jalur kita harus menuju ke kapal feri yang mana.

Untuk menyeberang, mobil kita masuk ke dak bawah kapal feri atau kapal tongkang itu. Saat perjalanan menyeberang kita bisa keluar dari mobil untuk sekedar relax meluruskan kaki-kaki dan naik ke anjungan untuk melihat pemandangan didaratan Jawa atau Bali yang luar biasa dari tengah Selat Bali.

Sesampai di Pelabuhan Gilimanuk, jangan kaget kalau ada pemeriksaan petugas polisi atas surat-surat kendaraan dan identitas kita. Semenjak kejadian Bom Bali I, keamanan untuk masuk Bali memang diperketat. Jadi jangan pernah lupa untuk bawa KTP, STNK dan SIM. Ini termasuk buat penumpang kendaraan lho, KTP harus bawa.

Penyeberangan Selat Bali

Keluar dari Pelabuhan Gilimanuk kita bisa langsung lanjutkan perjalanan menuju ke Denpasar. Kalau mau istirahat dulu juga bisa. Disepanjang jalan keluar pelabuhan ini banyak depot yang menyajikan makanan khas Bali khususnya di daerah Gilimanuk yakni Ayam Betutu, yang enak menurut saya dan banyak direkomendasi orang-orang adalah Ayam Betutu MemTempeh, letaknya disisi kanan ujung jalan keluar pelabuhan, didalam terminal. Rasa pedasnya ruarrr biasa :-)

Rute perjalanan selanjutnya, pelabuhan Gilimanuk – Negara – Tabanan – Denpasar. Medan perjalanan Negara – Tabanan ini, jalannya banyak berkelok dan tanjakan. Sepanjang perjalanan nuasa khas Bali sudah sangat terasa, baik dari bentuk-bentuk rumahnya, peligi-peligi [tempat menaruh sesaji] yang dibangun didepan rumah atau disudut-sudut jalan.

Kalau lewat Negara, boleh dicoba mampir sejenak di Depot Bidadari, tempatnya yang nyaman dan makanannya yang lezat bisa jadi persinggahan yang menyenangkan :-) …harga makanannya juga tidak mahal.

Perjalanan 2.5 jam Gilimanuk – Denpasar dengan sajian pemandangan yang indah dan nuansa etnik Bali membuat kita tidak terasa sudah sampai di Denpasar, dan siap menikmati sensasi-sensasi yang lebih dahsyat di Pulau Dewata.  Nice Trip ya :-)

Pengetahuan

Kenali Dibalik Keju

Posted by Airin Maduretno

Bayangkan, betapa lezat menyantap sarapan pagi dengan menu roti bakar isi keju susu atau coklat keju yang hangat. Hmm…sarapan yang ringan untuk seluruh keluarga tapi cukup untuk menambah tenaga di pagi hari. Seringkali kita mengkonsumsi keju dalam aneka kudapan lezat. Tapi tak banyak yang kita ketahui dibalik sebuah “Keju”.

Keju pertama kali ditemukan dalam sebuah ketidak sengajaan, dan justru bukan dikenal di Eropa seperti yang banyak kita ketahui dimana produksi dan pengkonsumsi keju terbesar di Eropa, namun malah dari Timur Tengah. Hal tersebut berawal dari perjalanan seorang pengembara Arab bernama Nomad yang menunggang kuda dan membawa bekal susu yang diletakkan di pelana kudanya.

Sewaktu dia sudah menempuh perjalanan jauh, timbul niatnya untuk menghilangkan rasa haus. Maka, segera diambilnya bekal susu yang tadi dibawanya. Tapi, ia justru mendapati susunya telah berubah sebagian. Susu itu telah berubah jadi semacam gumpalan yang enak dimakan dan cairan susu yang sangat nikmat diminum. Gumpalan itulah yang kini dikenal dengan keju.

Memang, penemuan itu tak disadari Nomad. Namun, sebenarnya, setelah kini dilakukan penelitan mutakhir, sebenarnya keju tak sengaja itu terbentuk karena wadahnya terbuat dari bekas kulit perut binatang yang mengandung enzim rennin, ditambah goncangan kuda dan terpaan sinar matahari yang panas. Dan, itulah yang kini terus dikembangkan sebagai keju lezat yang dihidangkan di mana-mana.

Umumnya, hewan yang dijadikan sumber air susu adalah sapi. Air susu unta, kambing, domba, kuda, atau kerbau digunakan pada beberapa tipe keju lokal. Keju memiliki hampir semua kandungan nutrisi pada susu, seperti protein, vitamin, mineral, kalsium, dan fosfor namun juga lemak dan kolesterol yang dapat menyebabkan masalah kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan. Besaran kandungan lemak dalam keju tergantung pada jenis susu yang digunakan. Keju yang dibuat dengan susu murni atau yang sudah ditambah dengan krim memiliki kandungan lemak, kolesterol dan kalori yang tinggi. Keju sangat bermanfaat karena kaya akan protein, terutama bagi anak kecil karena mereka membutuhkan protein yang lebih banyak dibandingkan orang dewasa.

Aneka Jenis Keju

Aneka Keju

Dari teksturnya keju dibedakan menjadi dua jenis, yaitu keju muda/lunak (soft cheese) dengan kadar air 36 – 40% dan keju tua/keras (hard cheese) berkadar air 25 – 36%.

  • Camembert. Keju lunak dari Perancis ini pertama kali di buat pada abad ke-18 di desa Normandia. Comembert terbuat dari susu sapi, teksturnya sangat lembut dengan warna creamy yellow. Keju ini mengandung lemak antara 45% – 50%. Selain enak digado atau sebagai table cheese, juga cocok untuk campuran omelette, isi souffle, pancake atau apple pie.
  • Ricotta. Keju Ricotta berasal dari Italia. Keju lunak dari susu sapi ini teksturnya sangat rapuh. Kandungan lemaknya termasuk tinggi, mencapai 65 %. kombinasi rasa yang gurih dan lezat dengan aroma harum menjadikan terasa pas dipadukan dengan aneka masakan pasta Italia seperti Lasagna dan Spaghetti.
  • Brie. Brie termasuk kategori soft cheese dari Preancis. Ciri khas keju ini adalah kulit luarnya berwarna putih dan bagian dalamnya lembut meleleh. Aromanya tajam dan kandungan lemaknya tinggi (45%). Brie sangat cocok dipakai sebagai bahan campuran salad, dimakan dengan buah olive maupun pickle.
  • Cream Cheese. Di pasaran kita dapat menemukan dua macam cream cheese, double cream cheese adalah pilihan pertama dengan kandungan lemak 65% dan cream cheese(45% lemak) pilihan lainnya. Berbeda dengan jenis keju lainya, cream cheese memiliki rasa yang sedikit asam. Umumnya keju ini digunakan pada hidangan penutup, misalnya chesse cake, sebagai isi pie, atau dimakan bersama potongan buah-buahan.
  • Mozzarella. Mozzarella adalah keju Italia yang aslinya berasal dari susu kerbau liar. Keju lunak dengan kandungan lemak antara 40 – 50% ini sangat sepesifik sifatnya. Mozzarella akan meleleh ketika dipanggang, sangat cocok untuk topping pizza maupun campuran fritata.
  • Edam. Salah satu keju asal Belanda yang popular. Teksturnya keras dengan aroma mirip kacang. Kandungan lemak keju ini sekitar 40%. Yang membedakan dengan keju lain adalah kemasannya yang selalu terbungkus lapisan sejenis lilin berwarna merah. Edam sangat cocok untuk campuran kue kering seperti aneka cookies atau taburan pada hidangan panggang.
  • Parmesan. Salah satu jenis keju keras dari kota Parma, Italia. Pada umumnya berbentuk silinder dengan warna kuning muda. Teksturnya keras, cocok untuk keju parut. Aroma Parmesan cukup tajam karena proses pemeraman yang cukup lama, antara 14 bulan sampai 4 tahun. Keju ini sangat cocok untuk taburan pizza, soup maupun olahan aneka pasta. Kandungan lemak keju sekitar 61%.
  • Cheddar. Salah satu jenis keju asal Inggris yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Rasanya yang lezat dengan aroma tidak terlalu tajam menjadikan cheddar cocok digunakan untuk masakan apa saja. Sajian casseroles, soup, isi sandwich dan salad terasa lebih lezat dengan penambahan keju ini. Cheddar mengandung lemak 48% dengan masa pemeraman 9-24 bulan.
  • Emmenthal. Asal dari keju ini berasal dari Swiss, salah satu keju keras yang cukup populer. Emmenthal memiliki karakteristik berbeda dengan keju-keju lainya, bentuknya unik karena jika dipotong akan terlihat lubang-lubang yang terbentuk selama proses fermentasi. Keju ini banyak disuka karena cita rasanya lembut dan aromanya yang kaya. Emmenthal cocok dihidangkan sebagai keju meja dengan disertai segelas anggur.

Dari beberapa hasil penelitian mengkonsumsi keju dapat mengurangi gejala sindrom pra menstruasi dan memperkuat tulang. Kandungan beragam mineral yang tinggi pada keju sangat bermanfaat untuk melindungi gigi.

Walaupun banyak manfaatnya bagi kesehatan, bagi penderita laktosa intoleran, keju pantang dikonsumsi. Gula susu (laktosa) yang terkandung dapat menimbulkan bahaya bagi tubuh. Kandungan garam dan lemak pada keju juga cukup tinggi, karenanya disarankan bagi penderita ginjal, jantung, kantung empedu dan penyakit hati sebaiknya membatasi jumlah konsumsi keju. Namun bagi Anda yang terbebas dari penyakit-penyakit di atas, nikmati kelezatan keju dan raih manfaatnya.at baik untuk melindungi gigi dari karies, ini dikarenakan unsur tadi dapat memperkuat mineralisasi email pada gigi.

Cinta Kasih

CINTA UNTUK YANG TAK SEMPURNA

By Airin Maduretno

Setiap dari kita semua pasti pernah memimpikan memiliki kekasih yang tampan, bertubuh atletis, memiliki karir yang bagus dan baik hatinya. Namun tak semua mimpi itu menjadi kenyataan. Yang kita dapatkan kekasih dengan wajah pas-pasan, bertubuh pendek, pekerjaan sekedar staf biasa dan pelitnya minta ampun L Meskipun begitu, jangan lupa…dia sudah menjadi kekasih kita J Akankah yang sudah kita dapatkan akan langsung dibuang begitu saja? Membuang pilihan kita sendiri?

Patut kita ingat lagi bagaimana saat dulu kita bertemu dia. Bagaimana kita begitu terpesona dengan dirinya…mungkin bukan secara fisik. Saat itulah saat yang tepat dimana kesempatan ada untuk kita menentukan  pilihan. Ini semua karena kesempatan dan pilihan yang datang tanpa kita duga.

Tidak ada manusia yang sempurna meski Tuhan menciptakan kita serupa denganNYA. Tak semua yang kita hadapi sesempurna mimpi kita. Disekitar kita banyak hal yang tak sempurna yang harus kita hadapi. Untuk itu hanya cinta yang sempurna yang harus kita berikan untuk ketidaksempurnaan yang kita dapatkan.

Meski kekasih atau pasangan hidup kita tidak secantik atau setampan orang lain..atau tak sepandai orang lain…dan pertemuan dulu hanyalah suatu kebetulan  saja atau karena ‘jalaran soko kulino’ seringnya ketemu ditempat yang sama…kita tetap memilih hidup bersamanya. Takdir yang menyatukan kita.

Oleh karenanya…berdamailah dengan apa yang kita dapat saat ini…dengan bekal rasa cinta yang sempurna…lakukanlah sesempurna mungkin untuk mencintai yang tak sempurna itu.

Ingat, kita hidup bukan untuk mendapatkan seseorang yang sempurna untuk dicintai…tapi belajar mencintai dengan cara yang sempurna. Dengan itu, kita akan merasakan keikhlasan hidup yang sempurna. So…let’s celebrate the L O V E :-)

Baca juga Refresh Your Marriage Life