Pelihara hewan cegah obesitas pada anak

obesity

PELIHARA HEWAN CEGAH OBESITAS PADA ANAK

Salah satu keuntungan memiliki anjing sebagai hewan peliharaan adalah karena mereka dikenal setia dengan tuannya. Namun, penelitian terbaru mengungkapkan, memelihara anjing di rumah dapat mengurangi resiko obesitas pada anak-anak.

Menurut Christopher Owen, Epidemiologis dari Universitas St George’s,  bermain di taman dengan anjing dapat meningkatkan level aktivitas anak-anak. Berdasarkan studi terhadap 78 anak di kota utama di Inggris, anak-anak yang memelihara anjing lebih aktif daripada mereka yang tidak.

Peneliti menemukan, anak-anak dalam keluarga yang memiliki anjing lebih banyak ambil bagian dalam aktifitas fisik.  Namun begitu, para peneliti belum yakin apakah keluarga yang lebih aktif cenderung memiliki seekor anjing atau dengan memelihara anjing keluarga sedentari menjadi lebih aktif.

“Ini seperti menjawab pertanyaan mana yang ada lebih dulu, ayam atau telur. Dan memerlukan studi jangka panjang untuk menjawab itu, ” kata Owen.

Aktif bermain

Tujuan dari studi ini adalah mengukur tingkat aktivitas, seperti jumlah langkah berjalan dan waktu yang dihabiskan di siang hari, dan aktivitas fisik yang kuat. Penelitian ini menggunakan sampel lebih dari 2.000 anak berumur 9 hingga 10 tahun.

Hasilnya, peneliti menemukan banyak bukti bahwa setiap akhir pekan keluarga yang memiliki anjing mempunyai tingkat aktivitas fisik yang lebih tinggi. Ini berarti bahwa anak-anak mengajak orang tua ketika berjalan-jalan bersama anjing atau bermain dengan anjing di rumah, daripada bermain di komputer atau menonton televisi.

“Kegiatan ini meningkatkan perbedaan yang signifikan pada kesehatan anak-anak jangka panjang karena mengurangi risiko obesitas atau diabetes. Dan memberikan manfaat pada kesehatan mereka,” kata Owen.

Sumber: http://health.kompas.com

Pengetahuan

Kenali Dibalik Keju

Posted by Airin Maduretno

Bayangkan, betapa lezat menyantap sarapan pagi dengan menu roti bakar isi keju susu atau coklat keju yang hangat. Hmm…sarapan yang ringan untuk seluruh keluarga tapi cukup untuk menambah tenaga di pagi hari. Seringkali kita mengkonsumsi keju dalam aneka kudapan lezat. Tapi tak banyak yang kita ketahui dibalik sebuah “Keju”.

Keju pertama kali ditemukan dalam sebuah ketidak sengajaan, dan justru bukan dikenal di Eropa seperti yang banyak kita ketahui dimana produksi dan pengkonsumsi keju terbesar di Eropa, namun malah dari Timur Tengah. Hal tersebut berawal dari perjalanan seorang pengembara Arab bernama Nomad yang menunggang kuda dan membawa bekal susu yang diletakkan di pelana kudanya.

Sewaktu dia sudah menempuh perjalanan jauh, timbul niatnya untuk menghilangkan rasa haus. Maka, segera diambilnya bekal susu yang tadi dibawanya. Tapi, ia justru mendapati susunya telah berubah sebagian. Susu itu telah berubah jadi semacam gumpalan yang enak dimakan dan cairan susu yang sangat nikmat diminum. Gumpalan itulah yang kini dikenal dengan keju.

Memang, penemuan itu tak disadari Nomad. Namun, sebenarnya, setelah kini dilakukan penelitan mutakhir, sebenarnya keju tak sengaja itu terbentuk karena wadahnya terbuat dari bekas kulit perut binatang yang mengandung enzim rennin, ditambah goncangan kuda dan terpaan sinar matahari yang panas. Dan, itulah yang kini terus dikembangkan sebagai keju lezat yang dihidangkan di mana-mana.

Umumnya, hewan yang dijadikan sumber air susu adalah sapi. Air susu unta, kambing, domba, kuda, atau kerbau digunakan pada beberapa tipe keju lokal. Keju memiliki hampir semua kandungan nutrisi pada susu, seperti protein, vitamin, mineral, kalsium, dan fosfor namun juga lemak dan kolesterol yang dapat menyebabkan masalah kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan. Besaran kandungan lemak dalam keju tergantung pada jenis susu yang digunakan. Keju yang dibuat dengan susu murni atau yang sudah ditambah dengan krim memiliki kandungan lemak, kolesterol dan kalori yang tinggi. Keju sangat bermanfaat karena kaya akan protein, terutama bagi anak kecil karena mereka membutuhkan protein yang lebih banyak dibandingkan orang dewasa.

Aneka Jenis Keju

Aneka Keju

Dari teksturnya keju dibedakan menjadi dua jenis, yaitu keju muda/lunak (soft cheese) dengan kadar air 36 – 40% dan keju tua/keras (hard cheese) berkadar air 25 – 36%.

  • Camembert. Keju lunak dari Perancis ini pertama kali di buat pada abad ke-18 di desa Normandia. Comembert terbuat dari susu sapi, teksturnya sangat lembut dengan warna creamy yellow. Keju ini mengandung lemak antara 45% – 50%. Selain enak digado atau sebagai table cheese, juga cocok untuk campuran omelette, isi souffle, pancake atau apple pie.
  • Ricotta. Keju Ricotta berasal dari Italia. Keju lunak dari susu sapi ini teksturnya sangat rapuh. Kandungan lemaknya termasuk tinggi, mencapai 65 %. kombinasi rasa yang gurih dan lezat dengan aroma harum menjadikan terasa pas dipadukan dengan aneka masakan pasta Italia seperti Lasagna dan Spaghetti.
  • Brie. Brie termasuk kategori soft cheese dari Preancis. Ciri khas keju ini adalah kulit luarnya berwarna putih dan bagian dalamnya lembut meleleh. Aromanya tajam dan kandungan lemaknya tinggi (45%). Brie sangat cocok dipakai sebagai bahan campuran salad, dimakan dengan buah olive maupun pickle.
  • Cream Cheese. Di pasaran kita dapat menemukan dua macam cream cheese, double cream cheese adalah pilihan pertama dengan kandungan lemak 65% dan cream cheese(45% lemak) pilihan lainnya. Berbeda dengan jenis keju lainya, cream cheese memiliki rasa yang sedikit asam. Umumnya keju ini digunakan pada hidangan penutup, misalnya chesse cake, sebagai isi pie, atau dimakan bersama potongan buah-buahan.
  • Mozzarella. Mozzarella adalah keju Italia yang aslinya berasal dari susu kerbau liar. Keju lunak dengan kandungan lemak antara 40 – 50% ini sangat sepesifik sifatnya. Mozzarella akan meleleh ketika dipanggang, sangat cocok untuk topping pizza maupun campuran fritata.
  • Edam. Salah satu keju asal Belanda yang popular. Teksturnya keras dengan aroma mirip kacang. Kandungan lemak keju ini sekitar 40%. Yang membedakan dengan keju lain adalah kemasannya yang selalu terbungkus lapisan sejenis lilin berwarna merah. Edam sangat cocok untuk campuran kue kering seperti aneka cookies atau taburan pada hidangan panggang.
  • Parmesan. Salah satu jenis keju keras dari kota Parma, Italia. Pada umumnya berbentuk silinder dengan warna kuning muda. Teksturnya keras, cocok untuk keju parut. Aroma Parmesan cukup tajam karena proses pemeraman yang cukup lama, antara 14 bulan sampai 4 tahun. Keju ini sangat cocok untuk taburan pizza, soup maupun olahan aneka pasta. Kandungan lemak keju sekitar 61%.
  • Cheddar. Salah satu jenis keju asal Inggris yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Rasanya yang lezat dengan aroma tidak terlalu tajam menjadikan cheddar cocok digunakan untuk masakan apa saja. Sajian casseroles, soup, isi sandwich dan salad terasa lebih lezat dengan penambahan keju ini. Cheddar mengandung lemak 48% dengan masa pemeraman 9-24 bulan.
  • Emmenthal. Asal dari keju ini berasal dari Swiss, salah satu keju keras yang cukup populer. Emmenthal memiliki karakteristik berbeda dengan keju-keju lainya, bentuknya unik karena jika dipotong akan terlihat lubang-lubang yang terbentuk selama proses fermentasi. Keju ini banyak disuka karena cita rasanya lembut dan aromanya yang kaya. Emmenthal cocok dihidangkan sebagai keju meja dengan disertai segelas anggur.

Dari beberapa hasil penelitian mengkonsumsi keju dapat mengurangi gejala sindrom pra menstruasi dan memperkuat tulang. Kandungan beragam mineral yang tinggi pada keju sangat bermanfaat untuk melindungi gigi.

Walaupun banyak manfaatnya bagi kesehatan, bagi penderita laktosa intoleran, keju pantang dikonsumsi. Gula susu (laktosa) yang terkandung dapat menimbulkan bahaya bagi tubuh. Kandungan garam dan lemak pada keju juga cukup tinggi, karenanya disarankan bagi penderita ginjal, jantung, kantung empedu dan penyakit hati sebaiknya membatasi jumlah konsumsi keju. Namun bagi Anda yang terbebas dari penyakit-penyakit di atas, nikmati kelezatan keju dan raih manfaatnya.at baik untuk melindungi gigi dari karies, ini dikarenakan unsur tadi dapat memperkuat mineralisasi email pada gigi.

Tips Kesehatan

TIPS PERAWATAN KULIT YANG TEPAT

    Oleh: AsianBrain.com Content Team
    Setiap kita pastinya menginginkan tampil cantik dan menarik. Sebenarnya tidak sulit, asalkan Anda mau melakukan perawatan kulit yang tepat dan rutin.
    Waktu terbaik merawat kulit adalah malam hari, karena dapat memperbaiki dan membangun kembali sel-sel yang telah rusak.
    Mental dan fikiran yang tenang turut mempercepat perbaikan kondisi tubuh dan kulit. Ada beberapa langkah yang bisa anda lakukan untuk kulit Anda :

  • Perawatan Kulit Kering
    Bersihkan kulit dengan pembersih yang lembut sekali sehari, sebelum Anda tidur malam. Pagi hari, Anda cukup membasuh wajah dengan air hangat lalu gunakan pelembab. Lakukan proses pengelupasan atau peluruhan sel kulit mati seminggu sekali, dengan memilih scrub yang butirannya kecil, halus dan lembut. Rajinlah mengkonsumsi vitamin E dan suplemen yang mengandung fatty acid seperti ekstrak ikan cod maupun alpukat.

  • Perawatan Kulit Kusam
    Manfaatkan kentang untuk mengatasi kulit kusam. Caranya, cuci bersih kentang lalu kupas dan parut. Gunakan sebagai masker wajah selama kurang lebih 5-10 menit, gosok pelan-pelan. Kemudian bilas dengan air dan cuci wajah dengan facial foam yang biasa anda gunakan.

  • Perawatan Kulit Berjerawat
    Bersihkan wajah sebelum tidur secara rutin agar mencegah timbulnya jerawat. Apabila wajah sudah berjerawat, oleskan obat jerawat yang mengandung antibakterial dan sebum controller pada bagian kulit yang terinfeksi. Jangan pernah memencet jerawat karena akan mengakibatkan kulit lecet dan pori-pori kulit bertambah besar.

  • Perawatan Kulit Iritasi
    Mungkin kulit Anda terasa panas, kemerahan dan teriritasi setelah beraktifitas di siang hari. Atasi dengan menggunakan produk yang mengandung zinc oksida yang dapat menyamarkan noda kemerahan atau iritasi pada kulit. Kandungan ini juga dapat mendinginkan kulit.

  • Perawatan Kulit Bagian Mata
    Apabila kulit bagian bawah mata terasa sangat kering dan berwarna kehitaman., gunakan krim khusus mata yang rmengandung unsur retinal (vitamin A yang membantu memperbaiki dan rmeremajakan sel-sel kulit), panthenol, beeswax dan soybean oil. Selain itu, perbanyak mengkonsumsi air putih dan istirahatlah yang cukup. Untuk kelopak mata, pilihlah krim khusus mata yang mengandung vitamin C karena dapat merangsang pertumbuhan kolagen yang sangat berguna agar terhindar dari kerutan dan penuaan dini.

  • Perawatan Kulit Siku Kasar
    Jika bagian siku terasa kering, oleskan body butter yaitu lotion yang mengandung olive oil dan jojoba oil sebelum tidur. Lotion oil ini juga dapat digunakan pada bagian tengkuk.

  • Perawatan Kulit Kerut Wajah
    Krim dengan kandungan vitamin A atau retinal dapat membantu menyamarkan kerut pada wajah. Penggunaannya dianjurkan pada malam hari.

  • Perawatan Kulit Tangan Kasar dan kaki pecah-pecah
    Pilih krim yang mengandung avocado oil dan urea. Kandungan urea ini bersifat melunakkan dan dapat merangsang pertumbuhan sel kulit baru.

  • Perawatan Kulit Kaki
    Untuk kaki pecah-pecah, sebelum tidur rendamlah kaki dalam air hangat dengan campuran gehwol cream footh bath yang mengandung lavender dan spike. Keringkan dengan handuk, lalu oleskan krim khusus kaki yang mengandung panthenol yang merupakan provitamin B5. Sedangkan untuk kaki kapalan, rendam kaki dalam air hangat, yang telah dicampur dengan produk perendam yang mengandung thyme oil. Lalu olesi telapak kaki anda dengan krim yang mengandung lanolin dan provitamin D. Lanolin memiliki kadar air yang tinggi sehingga membantu melembutkan kaki yang sangat kering maupun kapalan.

Tentang Penulis: AsianBrain.com Content Team. Asian Brain adalah pusat pendidikan Internet Marketing PERTAMA & TERBAIK di Indonesia. Didirikan oleh Anne Ahira yang kini menjadi ICON Internet Marketing Indonesia. Kunjungi situsnya: www.AsianBrain.com

www.AsianBrain.com atau www.AnneAhira.com